Test Kadar Kolesterol Anda

Test Kolesterol

Setiap orang yang memiliki umur di atas 20 tahun sebaiknya melakukan pengukuran adar kolesterolnya setiap 5 tahun sekali. Yang terbaik adalah melakukan test darah yang disebut “profile lipoprotein” untuk mengetahui angka kolesterol Anda. Test ini dilakukan setelah melakukan puasa 9-12 jam untuk mengetahui:

  • Total Kolesterol
  • LDL, yaitu kolesterol jahat yang meyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.
  • HDL, yaitu kolesterol baik yang mencegah pengerakan dan penyumbatan pembuluh darah.
  • Trigleserida, yaitu bentuk lain dari lemak dalam darah.

Jika untuk melakukan test “Profile Lipoprotein” tidak memungkinkan, maka dengan mengetahui Total kolesterol dan Kolesterol HDL saja sudah cukup memberikan gambaran umum tentang level kolesterol anda. Jika Total kolesterol anda lebih tinggi dari 200 mg/dL atau atau kolesterol HDL anda kurang dari 40 mg/dL, Anda perlu melakukan test kolesterol secara lengkap yang disebut test “profile lipoprotein” seperti disebutkan di atas.

Bandingkan kadar Total kolesterol Anda dengan data berikut ini:

  1. Jika kadar Total Kolesterol di bawah 200 mg/dL, maka masih aman dan bisa diterima.
  2. Jika kadar Total Kolesterol antara 200 mg/dL sampai dengan 239 mg/dL, maka Anda sudah berada di ambang batas berbahaya.
  3. Jika kadar Total Kolesterol Anda di atas 240 mg/dL, maka sudah termasuk dalam zona bahaya.

Untuk kadar kolesterol LDL, bandingkan dengan data berikut ini:

  1. Kadar kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dL, masuk kategori optimal.
  2. Kadar kolesterol LDL antara 100 – 129 mg/dL, masuk kategori hampir optimal
  3. Kadar kolesterol LDL antara 130 – 159 mg/dL, masuk kategori batas ambang tinggi
  4. Kadar kolesterol LDL antara 160 – 189 mg/dL, termasuk kategori tinggi.
  5. Kadar kolesterol LDL lebih dari 190 mg/dL, termasuk kategori sangat tinggi.

Sedangkan kolesterol HDL berfungsi mencegah terjadinya pengerakan dan serangan jantung, sehingga makin tinggi kadar kolesterol HDL semakin baik buat kesehatan. Jika kadarnya kurang dari 40 mg/dL maka masuk dalam kategori beresiko akan serangan jantung. Kadar yang cukup bagus untuk mengurangi resiko terjadi penyumbatan dan serangan jantung adalah minimal 60 mg/dL.

Trigleserida juga dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Kadar ambang batas trigleserida adalah 150-199 mg/dL. Lebih dari 200 mg/dL termasuk dalam kategori kadar tinggi danmemerlukan terapi.

Untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas optimal, kita diharuskan untuk menjaga pola hidup sehat dan mengetahui faktor-faktor yang memperngaruhi kadar kolesterol. Hindari stress yang bisa mempengaruhi kadar kolesterol.

Selain melakukan usaha-usaha tersebut di atas, upaya terakhir untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal adalah mengkonsumsi suplemen atau obat kolesetrol. Namun anda diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi obat kolesterol. Pilih obat kolesterol yang alami yang tidak memiliki efek samping dan sudah teruji secara klinis berkhasiat mengatasi kadar kolesterol tinggi. Berikut ini adalah obat kolesterol yang direkomendasikan.

Artikel Terkait

This entry was posted in Kolesterol. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>