Kolesterol LDL dan HDL

Darah dan tubuh manusia, terutama di sel-sel tubuh manusia mengandung kolesterol yang diperlukan baik dari hasil produksi tubuh sendiri maupun dari makanan. Ada dua kolesterol yang sering disebutkan yaitu kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) dan kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein). LDL dapat menyatu dengan lemak dan juga zat-zat lain dapat menumpuk dan menempel pada pembuluh darah. Ha ini dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Sedangkan HDL berfungsi sebaliknya, yaitu mengangkut kolesterol jahat LDL dari pembuluh darah sehingga pembuluh darah bersih dan mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol jantung

Selain kedua jenis lemak tersebut di atas, sebenarnya ada dua jenis kolesterol lain yang biasa diukur dalam pemeriksaan darah, yaitu trigliserida dan kolesterol Lp (a). Hasil seluruh pemeriksaan ke empat jenis kolesterol tersebut disebut kolesterol total.

Kolesterol Jahat (LDL)

Kadar kolesterol LDL yang berlebihan dalam darah menyebabkan penumpukan pada dinding dinding pembuluh arteri yang mensuplai darah ke jantung, otak dan organ vital lain. Ketika terjadi penyumbatan pembuluh darah ke jantung disebut terjadi serangan jantung, sedangkan ketika terjadi penhyumbatan pembuluh darah ke otak maka terjadi stroke. LDL juga bisa bersenyawa dengan zat lain membentuk plak pada pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi kaku dan kurang fleksibel. Hal ini disebut dengan aterosklerosis.

Kolesterol Baik (HDL)

Sekitar 30% kolesterol dalam darah adalah kolesterol HDL (Hihg Density Lipoprotein). HDL disebut juha dengan kolesterol baik karena dengan kadar HDL yang cukup dapat mencegah dari serangan jantung dan stroke. Kandungan HDL dalam darah minimal 40 mg/dL untuk laki-laki dan minimal 50 mg/dL untuk perempuan. Kurangnya kandungan HDL dalam darah meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke. HDL memiliki kecenderungan untuk mengangkut kolesterol dari pembuluh darah menuju ke hati. HDL juga mempu mengurangi adanya plak-plak dalam pembuluh darah yang disebabkan adanya penumpukan kolesterol LDL.

Trigliserida

Trigliserida merupakan salah satu bentuk lemak yang dibuat dalam tubuh. Trigliserida dapat meningkat dalam tubuh yang disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut adalah kelebihan berat badan, kebiasaan merokok, minum alkohol dan konsumsi karbohidrat yang sangat tinggi. Biasanya orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi juga memiliki kadar trigliserida yang inggi juga, dimana kadar LDL tinggi tetapi kadar HDL rendah.

Kolesterol Lp (a)

Lp (a) adalah variasi genetik dari LDL (kolesterol jahat). Kadar Lp (a) yang tinggi merupakan faktor risiko yang signifikan untuk pengembangan dini penumpukan lemak di arteri. Lp (a) tidak sepenuhnya dipahami, tetapi mungkin ia berinteraksi dengan zat-zat yang ditemukan di dinding arteri dan berkontribusi terhadap penumpukan deposit lemak.

Oleh karenanya, memeriksakan kadar kolesterol LDL dapat membantu menentukan risiko penyakit jantung. Jika kolesterol LDL Anda tinggi, pengobatan dapat mengurangi kesempatan Anda untuk mengalami serangan jantung.

Untuk menjaga kadar kolesterol LDL tidak melewati batas normal, mengkonsumsi obat kolesterol yang alami sangat dianjurkan. Selain bisa dikonsumsi setiap hari, obat kolesterol alami terbuat dari bahan-bahan tradisional yang tidak menimbulkan efek samping.

Artikel Terkait

This entry was posted in Kolesterol. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>